Ini Bedanya Antara Biro Dan Agen Perjalanan Wisata!

agen perjalanan wisata

Agen perjalanan wisata dengan biro perjalanan wisata terlihat mirip. Yakni sama-sama memberikan kemudahan bagi pelancong ke destinasi wisata. Namun jika dilihat dari cara kerjanya, keduanya sebenarnya berbeda. Nah, apa yang membedakan antara kedua badan usaha ini?

Sebagai traveler, tentu saja kenyamanan dalam perjalanan ke tempat wisata sangat didambakan. Satu cara yang ditempuh adalah dengan memanfaatkan layanan jasa agen atau biro perjalanan. Karena darinya, traveler lebih terjamin harapannya ke lokasi wisata.

Betapa tidak, layanan jasa tersebut punya tugas khusus untuk mengantarkan traveler ke tempat tujuan. Tentunya penyedia jasa akan melakukan penjemputan dan pengantaran kembali ke titik awal kedatangan. Bahkan diajak ke tempat wisata sesuai paket yang telah dibeli oleh pelanggan.

Meskipun begitu, keduanya memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal resiko. Sebagai pengguna jasa, Anda harusnya selektif ketika memilih layanan jasa tersebut. Untuk memperjelasnya, mari simak ulasannya berikut ini.

Biro Perjalanan Wisata

Biro perjalanan adalah sebuah badan usaha atau perusahaan yang bertujuan untuk mengatur sekaligus merencanakan perjalanan bagi traveler. Perencanaannya ini lebih komplit, ditangani sendiri oleh perusahaan.

Di dalam kinerjanya, perusahaan Biro akan menyusun sekaligus menjual paket secara mandiri pada penggunannya. Dalam hal ini, paket wisata benar-benar telah direncanakan dari awal. Tentunya dengan kerjasama dengan perusahaan lain yang punya passion sama dalam mendukung perjalanan wisata.

Paket yang dibuat telah terisi dengan biaya masuk ke lokasi wisata, sarana transportasi, tiket-tiket lain dan fasilitas pendukung untuk wisatawan. Kesemuanya sudah dibuat dari awal sehingga kenyamanan pengguna jasa lebih terjamin.

Tidak hanya itu saja, biro juga akan menyelenggarakan pemandu wisata bagi traveler. Bahkan biro juga akan membantu dalam mengurusi dokumen perjalanan yang dibutuhkan oleh wisatawan.

Nah, seluruh hal yang berkaitan dengan perjalanan wisata ini telah dirancang dengan baik. Kerjasama dengan pemilik pariwisata, pemilik kendaraan, sampai penginapan telah dilakukan. Hanya saja, resiko kurang nyamannya traveler ini menjadi tanggung jawab dari biro.

Ibaratnya bila ada complain, maka pengguna jasa bisa langsung melontarkannya pada biro tersebut. Karena biro yang punya tanggung jawab penuh atas hal tersebut.

Agen Perjalanan Wisata

Untuk agen perjalanan wisata, ini sedikit berbeda dengan biro. Agen ini adalah sebagai perantara perjalanan bagi wisatawan ke tempat tujuan. Ingat ya, agen adalah seorang perantara saja.

Segala hal yang terkait dengan paket wisata sebenarnya telah dibuat oleh perusahaan lain. Agen hanya bertindak sebagai penjual atau perantara antara traveler dengan perusahaan yang berhubungan dengan pariwisata. Entah itu tiket masuk lokasi wisata, penginapan maupun kendaraan.

Intinya, agen ini bekerja di bawah biro yang merilis produk wisatanya. Ketika traveler mengalami ketidaknyamanan dari beberapa komponen semisal akomodasi, maka traveler tidak bisa menyalahkan pada agennya.

Kenapa begitu? Ini tak lain disebabkan agen hanya bertindak sebagai penjual produk. Produk yang ditawarkan pada traveler murni diambil dari biro dan lain sebagainya. Namun begitu, keberadaan agen ini sangatlah diperlukan untuk mendukung perjalanan wisata.

Kesimpulannya, biro merujuk pada kepemilikan seluruh paket. Sementara agen adalah perantara yang bertugas untuk menjual produk/paket dari biro ke traveler. Itulah perbedaan mendasar dari biro dan agen perjalanan wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *