Peralatan Mendaki Yang Sebaiknya Dibawa Masing-Masing Pendaki

Peralatan mendaki wajib dipersiapkan oleh setiap pendaki. Dan alat hiking ini ada yang sifatnya kelompok seperti tas hiking. Dan ada yang sifatnya pribadi seperti sepatu mendaki. Untuk harga perlengkapan mendaki ini, sobat pendaki bisa cari langsung di Google. Baik yang kualitas unggulan sampai yang tidak.

Peralatan pribadi nantinya akan dibawa sendiri, dan digunakan sendiri. Tapi peralatan ini memang harus dimiliki.

Pasalnya, peralatan yang memadai akan memudahkan pendakian. Malahan bisa jadi sebagai perlengkapan untuk keselamatan  selama melakukan pendakian.

Sama halnya dengan peralatan kelompok. Peralatan semacam ini juga penting dibawa, hanya saja tidak semua pendaki perlu membawanya karena memang beberapa perlengkapan ini sudah bisa mengakomodir sejumlah anggota yang bergabung.

Contoh perlengkapan kelompok adalah tenda. Tenda di sini cukup dibawa beberapa saja, asalkan tenda tersebut sudah bisa mencover seluruh anggotanya.

Pertanyannya kemudian apa saja perlengkapan mendaki pribadi itu? Inilah yang akan diulas di sini, tentu saja peralatan tersebut sudah dikerucutkan dari berbagai peralatan yang dibutuhkan. Intinya, peralatan ini sifatnya wajib dibawa oleh masing-masing anggotanya.

peralatan mendaki

Mau tahu apa saja peralatan yang harus sobat siapkan sebelum mendaki? Yuk simak informasinya di bawah ini!

Peralatan Keril

Bagi yang sudah pengalaman mendaki, keril pastinya sudah dikenal. Karena memang peralatan ini selalu dibawa kemanapun.

Ya, keril atau istilah kerennya Carrier adalah backpack atau tas gunung. Peralatan yang satu ini memang harus dibawa oleh setiap pendaki.

Fungsinya tentu saja untuk membawa sejumlah barang yang dibutuhkan selama pendakian. Bahkan bisa juga digunakan untuk membawa sejumlah perbekalan atau peralatan untuk memasak.

Namun harus diingat, pastikan untuk membawa keril yang nyaman dibawa. Berhubung keril akan terus dibawa, maka kenyamanan harus diutamakan. Jika tidak, pendakian akan sangat tidak menyenangkan. Malahan Anda akan merasa kesulitan.

Menanggalkannya jelas beresiko, atau berhenti di tengah jalan berulang-ulang jelas akan membuat waktu pendakian lebih lama. Ini jelas tidak menguntungkan. Makanya, bawalah carrier yang memberikan kenyamanan.

Alat Penerangan

Senter atau semacamnya juga wajib dibawa. Karena kemungkinan pendakian di waktu malam akan dilakukan, atau kondisi minim cahaya selama di perjalanan bisa saja terjadi.

Ketika kondisi semacam ini terjadi, pastinya alat penerangan ini akan sangat membantu. Bahkan bisa menghindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Sepatu / Sandal Gunung

Perlu diingat, kaki adalah alat utama untuk melakukan pendakian. Dengan kata lain, Anda akan terus berjalan / mendaki selangkah demi langkah sampai ke puncak gunung.

Dan setiap jalan akan berbeda-beda kondisinya. Bisa lebih terjal, licin dan lain sebagainya. Kalau tidak hati-hati, masalah bisa saja terjadi.

Menariknya, permasalahan tersebut bisa teratasi jika Anda menggunakan sepatu / sandal gunung. Kenapa? Karena perlengkapan tersebut memang sudah didesain khusus untuk perjalanan di medan-medan tersebut.

Kemampuannya adalah bisa lebih rekat dengan kontur tanah, artinya cukup sesuai di jalanan licin dan lain sebagainya.

Selain itu, sandal / sepatu khusus untuk mendaki ini juga lebih ringan. Makanya, gerakan kaki di tiap langkahnya akan lebih enteng. Hasilnya, perjalanan akan lebih cepat walaupun dalam keadaan mendaki.

Ketiga peralatan tersebut sebenarnya yang paling wajib dibawa. Dan untuk melengkapinya, Anda bisa menambahnya dengan jas hujan yang bila hujan turun, Anda tidak akan merasa kedinginan.

Selain itu, alas untuk tempat tidur juga perlu. Perlengkapan ini cukup memberikan kenyamanan selama istirahat. Karena kondisi di alam berbeda dengan tempat tidur. Benar bukan?

Kalau mau lebih nyaman, tidak salah kalau Anda juga mempersiapkan alas tempat tidur, bahkan sekalian selimut kalau memungkinkan.

Tracking Pole

Peralatan mendaki yang satu ini bisa bantu sobat ketika mau mendaki. Terutama saat sobat mulai menapaki jalan yang sulit, contohnya di jalan setapak dan lain sebagainya.

Dengan memanfaatkan tracking pole ini, keletihan saat mendaki bisa diminimalisir. Bagian paling menariknya, tongkat ini bisa disetting sesuai kebutuhan. Jadi, bisa diatur tinggi rendahnya sesuai kebutuhan sobat.

Kupluk

Kupluk agak beda dengan topi. Kalau topi biasanya hanya sebatas menutupi area kepala. Sementara kupluk lebih luas, bias menutupi area telinga juga.

Menutupi seluruh bagian kepala tentu juga bagus. Kenapa? Karena bagian dari kepala seperti telinga ini lebih sensitif. Misalnya sensitif terhadap hembusan angin.

Wajar jika kupluk juga penting dibawa, baik itu pendaki cowok ataupun cewek. Pastinya selain membantu menghangatkan, tampilan sobat juga tambah keren. Kaya ada ciri khas sendiri kalau sobat adalah petualang sejati hehe.

Masker Wajah

Masker wajah digunakan untuk lindungi wajah sobat, misalnya dari debu pegunungan. Ini biasa terjadi ketika sobat naik gunung yang masih aktif.

Abu vulkanik bisa seperti hujan, dan pendaki wajib menutupinya biar tidak sesak nafas. Kalau sesak nafas bisa bahaya. Nanti bisa ga sampai di puncak. Maunya cuma balik pulang, dan ga jadi deh dapatin momen paling indah di puncak gunung.

Sarung Tangan

Sarung tangan memang tidak selalu dipakai tiap kali melakukan pendakian. Ada waktu khusus pemakaiannya. Contohnya adalah ketika sudah mulai benar-benar mendaki.

Ketika sudah benar-benar mendaki, selain kaki, tangan juga akan bekerja lebih banyak. Ga salah kalau sarung tangan digunakan.

Kalau tidak menggunakan sarung tangan, tangan sobat bisa lecet atau mengalami cedera. Tiba-tiba saja berdarah karena kontak langsung dengan benda-benda keras/tajam.

Obat Pribadi

Obat pribadi peranannya sangat penting, tentu tanpa meninggalkan perlengkapan medis pada umumnya. Obat pribadi ini hanya sobat sendiri yang tahu.

Contoh sederhana saja, sobat punya masalah alergi. Jadi, pastikan kalau sobat membawanya walaupun sedang naik gunung.

Jangan sampai melewatkannya begitu saja. Dikhawatirkan kalau sobat benar-benar butuh obat tersebut, tapi malah ga dibawa.

Kondisi ini tentu bukan pengalaman yang menyenangkan. Mau turun duluan, pikir-pikir dengan siapa. Kalau memaksakan turun sama teman, kasihan juga kan yang bermasalah sobat sendiri.

Pastinya, jaga kebersamaan dengan selalu mengutamakan kesehatan sobat. Dan pastikan petualangan bisa selesai di puncak, kemudian kembali selamat dengan rekan-rekan pendaki yang diajak.

Gaiter

Gaiter itu semacam penutup kaki. Gunanya untuk melindungi kaki dari kemasukan debu maupun kerikil. Sayangnya, tidak semua pendaki menggunakannya.

Biasanya pendaki pemula ga menggunakannya. Mereka beranggapan jika gaiter tidak terlalu penting. Cukup kaus kaki saja, atau apalah sebagai penutup kaki.

Cuma kaus kaki ga sebagus gaiter. Karena gaiter ini menutup area kaki dengan sempurna. Makanya, kaki pendaki tidak mudah kemasukan kerikil ataupun debu.

Kompas

Kompas sejatinya penting, bahkan benar-benar dibutuhkan pendaki. Tentunya untuk mengetahui arah. Selain Kompas, sobat bisa menggantinya juga dengan alat navigasi lain kok. Cuma, pastikan alat navigasi yang dibawa bisa bekerja maksimal.

Nah, sisanya kalau masih kurang, silahkan tambahkan sendiri. Contohnya pakaian ganti, pakaian dalam, perbekalan dan alatnya juga.

Kesimpulannya, keselamatan dan kenyamanan adalah faktor penting yang harus diutamakan selama naik gunung. Dan keduanya bisa diperoleh dengan membawa peralatan mendaki seperti sepatu mendaki, ataupun perlengkapan camping  sebagaimana yang disebutkan di atas. Jangan lupa juga untuk melengkapi perlengkapan yang dibutuhkan lainnya.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Alat Alat Mendaki Gunung Paling Sering Dilupakan Pendaki
  2. Tips Mendaki Gunung untuk Pemula Sebelum Memulai Pendakian

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*