Cara Memakai Tas Keril Agar Pendakian Terasa Lebih Nyaman

cara memakai tas kerilKenyamanan dalam perjalanan mendaki harusnya diusahakan. Salah satunya berkaitan dengan pemakaian carrier. Namun, tahukah Anda bagaimana cara memakai tas keril yang tepat?

Faktanya, masih banyak pendaki yang tidak begitu memperhatikan penggunaan ransel/carrier. Setelah carrier terisi penuh, pendaki langsung mengangkatnya ke punggung begitu saja.

Alasannya, pendaki merasa bahwa dirinya kuat untuk menggendongnya. Kekuatan ini membuatnya lebih percaya diri. Yakni, mampu membawanya selama proses pendakian.

Pemikiran seperti ini sebenarnya kurang baik. Ingat, pendakian ke puncak gunung itu memakan waktu. Barang bawaan seringan apa pun dapat menjadi lebih berat ketika terus berada dalam punggung.

Jika Anda keliru dalam menggendong, ini bisa menimbulkan masalah. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mempelajari cara mengangkat carrier yang benar.

Risiko Salah Memakai Carrier

Kesalahan dalam menggendong karir cukup berisiko. Risikonya bisa menghambat perjalanan. Apa saja risikonya?

  • Terlambat ke Puncak

Kekeliruan dalam menggendong tas carrier memungkinkan bebannya sangat terasa. Anda akan merasakan bahwa barang bawaan terasa lebih berat dari biasanya.

Jika ini terjadi, pendaki akan sering istirahat. Semakin sering istirahat, waktu yang pendaki butuhkan akan lebih lama. Tak ayal jika seseorang akan terlambat untuk menggapai puncaknya.

  • Gagal Menaklukkan Puncak Gunung

Barang bawaan yang rasanya begitu berat membuat Anda lebih mudah lelah. Tenaga akan terkuras. Kemudian, logistik berupa makanan terpaksa dimanfaatkan untuk mengisi energi.

Apabila logistik ini habis sebelum menggapai puncak, kebanyakan pendaki akan memilih untuk turun. Alasannya, tidak ada supply makanan yang mendukung untuk tetap melanjutkan perjalanan.

Memaksakan diri tentunya lebih berisiko. Selain kelelahan yang memuncak, risikonya ialah jatuh sakit dan lain sebagainya.

  • Mengalami Cedera

Risiko terparah dari penggunaan carrier yang salah dapat menimbulkan rasa sakit. Tidak jarang mengakibatkan cedera.

Parahnya, Anda merasakan sejak melangkahkan kaki beberapa meter saja. Tentu saja, ini sangat merugikan. Karena kegiatan yang seharusnya menyenangkan harus berujung dengan kekecewaan.

Cara Meminimalkan Kesalahan Pakai Tas Keril

Poin terpenting dalam meminimalkan risiko dari salah memakai keril ialah menentukan tas yang sesuai dengan tubuh. Cara terbaiknya ialah mencoba tas tersebut.

Alasannya, perjalanan yang memakan waktu lebih mudah dinikmati. Sebaliknya bila keliru, muncullah rasa tidak nyaman. Di antaranya tas malah menggosok kulit, hingga membuat keril tidak seimbang.

Lalu, bagaimana cara mengetahui ukuran tas yang pas dengan pemakainya? Pertama kalinya, ukur panjang torso badan. Panjang badan ini dapat Anda ukur dari tulang belakang. Yakni mengukur dari tonjolan tulang belakang leher ketika Anda melihat ke bawah sampai tulang bagian pinggul saat Anda meletakkan tangan di posisi tersebut.

Selain itu, ukurlah ukuran pinggul. Pengukuran ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan tas yang sempurna.

Setidaknya, sabuk pada tas dapat melingkar sempurna pada tulang pinggul. Dengan begitu, pemakaian tas tidak akan menimbulkan masalah.

Berbeda jika area ini tidak diukur. Ada kemungkinan sabuk yang digunakan terlalu rendah. Hal ini bisa memicu ketidaknyamanan.

Begitu pula ketika keril yang Anda beli terlalu panjang. Tas ini akan goyah ketika Anda berjalan. Pada akhirnya, rasa tidak nyaman hingga menimbulkan gesekan akan Anda rasakan.

Setelah Anda mengetahui ukuran tersebut, cocokkan dengan jenis tas yang akan dibawa. Ini juga berlaku bagi Anda yang ingin membeli carrier. Baik itu keril bermerek atau tidak. Contohnya Eiger Excelsior.

Ciri Tas Keril Terpasang Sempurna

Pertama kalinya, pastikan bahwa keril ini menyimpan barang bawaan dengan susunan tepat. Kondisi ini memungkinkan Anda dalam mengetahui kesesuaian pemakaian keril.

Mengenai tandanya, tas tersebut melekat erat pada punggung. Ciri ini menggambarkan bahwa tas berada pada posisi tepat. Tentunya menghasilkan keseimbangan lantaran tidak bergerak selama menggendongnya.

Kemudian, tas pada bagian pinggul memiliki sedikit ruang. Ruang ini bisa diatur dengan memanfaatkan tali/sabuk yang melekat pada tas. Fungsinya untuk memungkinkan bagian bawah dapat bergerak menyesuaikan dengan gaya berjalan pendaki.

Kesannya, tas tersebut tidak menghalangi gerakan pinggul saat berjalan. Artinya, beban tidak bertumpu pada pinggul terlalu besar.

Lebih bebasnya Anda dalam bergerak memungkinkan perjalanan lebih nyaman. Anda pun dapat menghindari risiko nyeri otot saat menggendong carrier.

Cara Memakai Tas Carrier yang Benar

Menyadari pentingnya menjaga keseimbangan, sudah semestinya Anda mengetahui cara memakai tas keril yang sesuai. Untuk teknis pemakaiannya, berikut ini tahapannya.

  • Mengangkat Carrier ke Punggung

Ketika carrier sudah siap, angkat ke punggung. Teknisnya, kaki siap dengan kuda-kuda.

Taruh keril di atas paha. Kemudian, masukkan lengan kanan ke dalam tali Pundak. Baru ikuti dengan lengan kiri.

  • Menyesuaikan Tali Pinggang

Setelah tas berada di atas punggung, sesuaikan tali pinggang terlebih dahulu. Penyetelannya harus sesuai dengan ukuran pinggang. Yang pasti, tali ini harus melekat lebih kuat. Karena sebagian besar tumpuan beban berada di area ini.

  • Menyesuaikan Tali Pundak

Langkah terakhirnya ialah mengatur tali Pundak. Posisi idealnya, tali ini melingkari tepat pada area rusuk.

Untuk memastikan kenyamanannya, usahakan agar tidak terlalu kencang mau pun kendur. Karena ini berkaitan langsung dengan kenyamanan dalam bernapas.

Apabila ingin menggunakan rain cover, minta bantuan dari orang lain untuk memasangnya. Khususnya ketika cuacanya sedang hujan. Atau, banyak debu yang beterbangan di sekitar.

Akhirnya, jika Anda menerapkan cara memakai tas keril di atas, pendakian akan lebih nyaman. Berat beban dapat ditopang secara sempurna. Tentu saja, hal ini dapat menjaga keseimbangan dan bisa meminimalkan risiko cedera.

Sending
User Review
0 (0 votes)