Cara Menggunakan Trekking Pole Agar Lebih Nyaman

cara menggunakan trekking poleCara menggunakan trekking pole yang tepat dapat memberikan keuntungan dalam pendakian. Perjalanan akan semakin aman dan nyaman.

Sayangnya, sebagian orang keliru dalam memaksimalkan peralatan ini. Akibatnya, tongkat untuk trekking ini malah menyebabkan kerugian.

Contohnya, perjalanan mendaki terganggu. Pendaki tidak bebas bergerak sehingga kenyamanan tidak pernah pendaki temukan.

Tidak ingin mengalami hal yang sama, ada baiknya jika Anda mempelajari bagaimana cara memegang trekking pole yang benar. Jika Anda memilikinya, ulasan ini akan sangat berguna.

Cara Mengatur Trekking Pole

Sebelum menggunakannya, lakukan pengaturan terlebih dahulu. Usahakan untuk mengaturnya dengan benar agar peralatan ini memberikan manfaat yang besar. Di antara bagian yang perlu Anda atur sebagai berikut.

  • Panjang Tongkat

Sesuaikan Panjang tongkat dengan kebutuhan. Pengaturan ini akan tersimpan secara default. Baik untuk perjalanan menanjak atau menurun.

  • Sudut Lengan Trekking Pole

Pegang tiang di depan Anda dalam posisi vertikal, dan periksa sudut siku Anda. Atur panjang tiang sehingga siku Anda membentuk sudut antara 90 dan 135 derajat.

Mainkan dengan sudut ini sampai Anda menemukan tempat yang paling cocok. Karena, ini akan berpengaruh pada saat memeganginya.

  • Tali Pengikat

Ketika menggunakan trekking pole, tidak perlu mencengkeramnya dengan erat. Anda cukup menggunakan talinya sebagai penopang berat. Itu menjadi pilihan terbaik lantaran dapat menjaga keseimbangan.

Mengenai pengaturan talinya, letakkan tangan melalui tali dari bawah. Pegang pegangan di bagian atas.

Pendekkan dan panjangkan tali pengikat agar memungkinkan tangan tetap berada posisi yang tepat. Lantas, coba lepaskan pegangan dan lihat hasilnya. Jika posisi tangan tetap berada pada areanya, berarti pengaturan tali pengikatnya sudah pas.

  • Penutup Ujung Tongkat

Ketika akan Anda gunakan, lepaskan penutup tongkat tersebut. Tujuannya untuk meringankan penggunaan. Yakni, tongkat dapat lepas landas seperti harapan.

Teknik Memegang Trekking Pole

Faktanya, ada 3 teknik untuk memegang tongkat hiking ini. Penggunaannya disesuaikan dengan jenis trek yang Anda lalui. Tekniknya sebagai berikut.

  • Teknik Asimetris

Opsi pertama ini terbilang lebih efektif. Memberi kenyamanan ketika memeganginya. Bahkan, dapat mendukung keseimbangan pemakainya.

Metodenya mengikuti pola kaki ketika melangkah. Artinya, tangan/lengan mengayun seperti biasanya.

Contohnya ketika kaki kanan berada di depan, pastikan tongkat yang Anda pegang dengan tangan kiri berada di belakang. Tujuannya untuk menahan sedikit beban dari tubuh.

Begitu sebaliknya ketika kaki kanan melangkah ke depan. Posisi tongkat bagian kanan tepat di belakang.

Asumsi dari penggunaan metode ini, Anda menggunakan 2 tongkat sekaligus. Dengan begitu, Anda dapat menjaga keseimbangan dengan sempurna.

  • Double Pole

Metode ini sangat pas untuk Anda gunakan dalam posisi menurun atau menanjak. Secara, beban yang Anda pikul tidak menyebabkan hilangnya keseimbangan.

Caranya dengan menempatkan kedua tongkat di bagian depan kedua kaki secara bersamaan. Tentu saja, kondisi ini mengharuskan tangan cukup kuat untuk menahannya.

  • Gaya Bebas (Freestyle)

Sederhananya, metode ini membebaskan Anda dalam menggunakannya. Biasanya, kondisi yang tepat ialah menapaki jalanan yang landai atau datar.

Ketimbang melipat dan menyimpannya, ada baiknya untuk terus memegangnya. Karena bisa jadi Anda akan segera menggunakannya lagi di medan berikutnya. Jadi, Anda tidak perlu mengambilnya dari tas.

Posisi Tongkat untuk Mendaki Bukit

Seperti apa posisi trekking pole untuk pendakian bukit? Anda harusnya mengerti cara menggunakannya. Jika salah mengatur posisinya, keseimbangan akan hilang. Anda pun akan merasa kesulitan dan kelelahan.

Untuk posisinya sendiri, gunakan metode asimetris. Kemudian, pendekkan tongkat tersebut sebelumnya.

Memendekkan tongkat ini memungkinkan bahu Anda tidak mengalami kelelahan lebih cepat. Khususnya ketika menarik tubuh ke atas.

Posisi Tongkat untuk Menuruni Bukit

Khusus untuk menuruni perbukitan, cara menggunakan trekking poles ini sedikit berbeda. Meskipun tetap berpegangan dengan metode yang pertama.

Anda disarankan untuk memanjangkan trekking poles. Setidaknya, tubuh Anda tidak tampak membungkuk ketika menuruni bukit. Beban juga akan tertransfer ke tongkat dengan sempurna.

Untuk posisi pegangan tangan, Anda perlu merubahnya. Gunakan telapak tangan untuk memegang bagian atas tongkat. Dengan begitu, siku tangan tidak akan sakit ketika harus menahan beban tubuh.

Ketika bukitnya lebih curam, akan lebih menggunakan metode double poles. Yakni meletakkan dua tongkat sekaligus di bagian depan. Fungsinya untuk menahan bebat dengan sempurna. Begitu pula meminimalkan tongkat patah.

Itulah cara menggunakan trekking pole yang sesuai dengan jenis medannya. Meskipun begitu, itu hanya sebatas panduan. Anda bisa bereksperimen untuk mendapatkan kenyamanan yang lebih. Tentunya tetap memperoleh manfaat dari penggunaan trekking pole tersebut.

Sending
User Review
0 (0 votes)