Gunung Prau Via Wates, Jalur Baru (Rute & Estimasi Waktu)

prau via wates

Pendakian gunung Prau via Wates Temanggung terbilang menyenangkan. Jalurnya sangat nyaman untuk dilewati. Karena tergolong baru serta suasananya masih asri.

Keasrian alam membuat Anda semakin bersemangat untuk melakukan pendakian. Apalagi rutenya tergolong baru. Ini memungkinkan setiap pendaki bisa segera melakukan kegiatannya tanpa harus berdesakan dengan pendaki lainnya.

Situasi seperti ini jelas menguntungkan. Anda bakalan menikmati suguhan alam tanpa ada gangguan. Sampai akhirnya, Anda menjumpai golden sunrise di puncaknya.

Pertanyaannya sekarang, dimana lokasi basecamp wates? Serta seperti medan di jalur tersebut? Mari simak informasinya berikut ini.

Basecamp Wates

Tidak seperti jalur Pathak Banteng, jalur Wates menawarkan ketentraman dalam kegiatan pendakian gunung Prau. Basecampnya juga mudah ditemukan. Lokasinya berada di Desa Wates, Kec. Wonoboyo Kab. Temanggung.

Anda bisa menjangkaunya dengan memanfaatkan kendaraan pribadi. Mulai dari kendaraan roda dua ataupun empat. Kalau menggunakan sepeda motor, Anda bakalan ditarik biaya parkir di basecamp sekitar 5-10 ribu rupiah.

Untuk menuju basecamp, Anda bisa berkendara menuju Temanggung. Sesampainya di Temanggung, lanjutkan perjalanan menuju beberapa tempat. Diantaranya adalah Parakan, Ngadirejo, Muntung, Wonoboyo sampai desa terakhir, Wates.

Jika belum mengenal rutenya, baiknya gunakan angkutan umum. Petunjuk arahnya juga sama. Jadinya, Anda lebih mudah untuk sampai ke lokasi.

Sesampainya di Basecamp Prau via Wates, Anda bisa istirahat. Jangan lupa untuk mengisi energi. Toh, banyak warung makan yang tersedia di kawasan tersebut.

Setelah dirasa cukup, lanjutkan untuk melakukan pendakian. Dan jangan lupa untuk membawa perbekalan seperti makanan dan minuman. Karena kesemuanya dibutuhkan selama perjalanan.

Jalur Pendakian Prau Via Wates

Jalur pendakian Prau ini memang cukup melelahkan. Anda butuh waktu sekitar 3 jam perjalanan. Tergantung ritme dari setiap pendaki.

Pada rute ini, pendaki akan melewati sekitar 3 pos. Pertama kalinya diawali dari basecamp Wates.

Pendaki akan melewati lahan warga terlebih dahulu. Perjalanan akan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Setelah itu, sampailah ke pos pertama (Blumbang Kodok).

Sampai di Blumbang Kodok, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri area pepohonan. Treknya bervariasi, yakni diisi dengan akar dan tanah.

Tenang saja, medannya tidak terlalu terjal. Sekitar 30 menit berjalan, sampailah di pos 2 (Cemaran).

Dari pos 2 ini, Anda akan masuk ke area dimana pepohonannya semakin lebat. Selain itu, Anda juga akan menemukan persimpangan. Saat menemukan persimpangan ini, ambillah jalur ke kanan.

Kalau ke kiri, Anda akan menjumpai air terjun. Sementara mengambil arah kanan, Anda akan langsung sampai di pos 3 (Sudung Dewo).

Persimpangan ini sudah dilengkapi papan penunjuk arah. Kalau melanjutkan pendakian ke pos 3, waktu yang dibutuhkan sekitar 30 menit.

Sesampainya di pos Sudung Dewo, Vegetasi mulai berkurang, hamparan lahan terlihat terbuka. Pendaki dituntut untuk menapaki tangga dan Plawangan. Sampai akhirnya, pendakian sampai di Camp area. Estimasi waktunya sekitar 45 menitan.

Nah, pendaki bisa meneruskan ke puncak atau berisitirahat di kawasan tersebut. Jika ingin melanjutkannya dan mendirikan camp di area puncak, lanjut saja pendakiannya. Pendakian dari camp area menuju puncak gunung prau sekitar 20 menitan.

Sesampainya di puncak, silahkan ambil tempat yang pas untuk mendirikan tenda. Pagi tiba, jangan lupa untuk bangun. Golden sunrise akan mulai terlihat.

Tak hanya itu saja, kegagahan gunung Sindoro dan Sumbing juga akan terlihat. Dengan catatan, cuacanya mendukung. Ini akan menjadi pengalaman yang mahal, patut untuk diabadikan dan diceritakan pada orang-orang.

Kesimpulannya, pendakian prau via wates cocok bagi yang tidak suka kegaduhan. Jalurnya lebih tenang, tapi memakan waktu lebih lama.

Sending
User Review
0 (0 votes)