Gunung Welirang Jawa Timur

gunung welirang

Gunung Welirang memiliki ketinggian sekitar 3.156 mdpl. Lokasinya berada di Jawa Timur. Secara Administratif berada di perbatasan Kab Mojokerto, Pasuruan dan Batu.

Gn Welirang ini merupakan gunung berapi yang masih aktif. Menyimpan segudang misteri. Menjadikannya sebagai salah satu gunung angker di Indonesia.

Banyak cerita mistis yang beredar di kisaran gunung ini. Setiap pendaki diharuskan untuk menjaga sopan santun manakala ingin meraih puncaknya dengan aman.

Gambaran Gn Welirang

Welirang memiliki makna “belerang”. Ini menunjukkan bahwa pegunungan ini masih memunculkan asap belerang yang tinggi. Kemunculannya berasal dari kawah yang terdapat di dalamnya.

Sebagai gunung api aktif, pasir dan bebatuan sangat mendominasi pada medannya. Warna tanahnya kecokelatan. Dan sebagian medan, Anda akan menjumpai pepohonan.

Di sekitaran puncak, pendaki bisa menjumpai tumbuhan endemik. Warga sekitar menyebutnya dengan Manis Rejo.

Gunung ini juga menyimpan keunikan tersendiri. Di antaranya adalah terdapatnya dua air terjun. Namanya adalah Kake Bodo dan Elang.

Perlu Anda ketahui bahwa kawasan ini masih cukup angker. Niatan di sini seharusnya kuat, serta tidak merusak serta menjaga kesopanan.

Jika tidak, Anda bisa mengalami permasalahan serius. Pasalnya, banyak kejadian aneh menimpa para pendaki. Terutama setelah mengabaikan hal yang seharusnya tidak sepatutnya Anda langgar.

Perlu Anda pahami bahwa puncak Welirang ini menyimpan dua gunung kembar. Ini merupakan salah satu akses untuk menuju Gunung Argopuro. Namanya adalah Gunung Kembar I & II.

Misteri Gunung Welirang

Bicara tentang gunung, ini tidak akan jauh dari cerito horror. Kisah ini sudah sering mampir di telinga pendaki. Sejauh ini masih banyak warga yang mempercayainya.

Manakala Anda ingin mendaki, pastikan bahwa Anda tidak melakukan tindakan yang menjadi larangan. Jika menemukan kejanggalan, usahakan untuk mengurungkan. Kembali turun adalah pilihan bijak.

Mengenai misteri gunung Welirang terpopuler ialah ngunduh mantu, pasar hantu dan alas lali jiwo. Kesemuanya sudah menjadi rahasia umum.

Ngunduh mantu ini merupakan bagian cerita horor. Salah satunya dengan terdengarnya suara gamelan Jawa di lereng gunung. Ketika mendengarnya, disarankan agar pendaki untuk kembali turun.

Jika memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan, dikhawatirkan akan mengalami kejadian buruk. Contoh kasus terbanyak ialah tersesat ataupun tidak kembali. Karena pendaki tersebut telah dibawa masuk oleh penunggunya.

Sama halnya dengan bila di alas lali jiwo. Cukup banyak pendaki yang merasa tertegun. Pada akhirnya terbuai dan tersesat di jalur ini.

Begitupun dengan pasar gaib. Ketika malam hari tiba, suasananya nampak sangat ramai. Dan ini telah banyak didengar oleh para pendaki di gn welirang.

Tips Pendakian Gunung Welirang

Jika Anda sudah memutuskan untuk melakukan pendakian, baiknya persiapkan dengan matang. Persiapan ini untuk menghindari berbagai macam resiko. Di antaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Bawalah Perlengkapan Memadai

Faktor terpenting untuk kenyamanan pendakian ialah mumpuninya perlengkapan mendaki. Jangan biarkan kegiatan ini berujung petaka. Pasalnya, medannya berat dan butuh waktu lama untuk menggapai puncaknya.

  • Mendakilah Dengan Rendah Hati

Layaknya bertamu, biasakan untuk rendah hati ketika menyambangi lokasi baru. Banyak yang percaya bahwa gunung ini memiliki penunggu. Apabila Anda tidak ijin dan bertindak sesuka hari, risikonya akan mengalami pengalaman buruk.

  • Jaga Ucapan

Sama halnya dengan poin kedua, usahakan untuk menjaga tutur kata. Ini penting dilakukan untuk meminimalkan masalah seperti tersesat. Karena perkataan kasar bisa membuat penunggunya terganggu.

Itulah kurang lebih yang bisa kami sampaikan di sini. Tetaplah membumi, lakukan persiapan dan selalu panjatkan doa saat melangkah. Dengan begitu, Anda bisa menikmati perjalanan menuju gunung Welirang dengan selamat.

Sending
User Review
0 (0 votes)