Hal yang Sebaiknya Kamu Lakukan ketika Tersesat di Gunung

hal yang sebaiknya dilakukan ketika tersesat di gunung

Siapa sih yang pengen tersesat di gunung? Jawabannya tentu ga ada yang mau. Tapi kalau sudah terlanjur, mau gimana lagi.

Survive adalah hal yang harus dilakukan. Tentunya sambil mencari cara supaya tetap selamat, sampai bantuan datang menjemput.

Sebelum benar-benar mendaki, tidak ada salahnya membekali diri tentang bertahan hidup di pegunungan. Setidaknya, Anda sudah siap untuk menghadapi tantangan selama di gunung. Contohnya bila kehabisan stok makanan ataupun persediaan air.

Seperti apa caranya bertahan di gunung? Mari simak informasinya di bawah ini!

Penyebab Tersesat di Gunung

Nasib.

Kalau bicara nasib ga bisa diganggu gugat. Itu ketentuan pasti dari sononya. Kelar bahasannya kalau seperti ini.

Tapi bila ditinjau langsung dari setiap kejadian, tentu ada dong alasannya? Yups, selalu ada sebab kenapa pendaki tiba-tiba tersesat selama menaiki gunung.

Pertama adalah ga cermat dengan jalur pendakian. Ini cukup lumrah, karena memang jalur pendakian kadang sedikit membingungkan.

Khususnya ketika cuaca di gunung lagi ga menentu. Contohnya adalah ketika tiba-tiba muncul kabut yang cukup pekat.

Jalur pendakian tampak buram, kurang jelas, dan akhirnya membuat pendaki memilih jalur yang salah.

Kedua adalah ga paham rutenya. Meskipun sudah dikasih peta, pendaki kadang ga bisa menterjemahkannya.

Alhasil, bukannya sampai di puncak, malah berkeliling di hutan. Atau masuk ke hutan terlalu dalam.

Biasanya kejadian ini dialami oleh pendaki pemula yang berkunjung tanpa pendaki pengalaman.

Ketiga adalah ga sopan ketika bertamu di gunung. Memang sedikit klenik/mitos, tapi kenyataannya ada saja kejadiannya.

Ada kok yang menceritakan salah satu pendaki tiba-tiba hilang dari rombongan. Padahal pendaki tersebut awalnya berada di tengah-tengah rombongan.

Jadi, upayakan untuk tetap menjaga kesopanan selama di gunung. Soalnya gunung di nusantara masih terkenal dengan hawa mistisnya.

Percaya atau tidak, rekan alatmendaki yang tanggung.

Selain menjaga kesopanan, usahakan untuk meminimalkan hal-hal yang bisa mengganggu dalam perjalanan. Kenyataannya, ada beberapa pendaki yang mengabaikannya sehingga terjadilah hal-hal yang tidak diharapkan. Misalnya mengalami cedera dan lain sebagainya.

Persiapan matang wajib dilakukan supaya Anda tidak mengalaminya. Mulai dari menyediakan logistik yang cukup, membawa peralatan dan lain sebagainya.

Baca Juga : Hal Kecil Penyebab Petaka Ketika Menaiki Gunung

Bagaimana Caranya Bertahan di Gunung?

Kalau memang sudah kejadian tersesat di gunung, upayakan tetap tenang. Duduk sebentar, kemudian pikirkan rencana yang matang.

Jika kehabisan perbekalan, coba konsumsilah daun-daunan yang boleh dimakan. Tapi ingat, sobat harus tahu dulu daun-daun yang boleh dikonsumsi.

Untuk mengantisipasinya, coba searching dulu di google mengenai vegetasi di gunung yang akan didaki. Selain itu, gunakan metode bertahan hidup di hutan ini.

Kemudian cari tahu jenis daun yang boleh dikonsumsi. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi ketika tersesat di hutan.

Selanjutnya, upayakan untuk mencari tempat yang lapang ketika ingin mendirikan tenda.

Ini juga penting, jangan sampai mendirikan tenda di rerimbunan. Bahaya!

Setidaknya dengan mendirikan tenda atau istirahat di tempat lapang, sobat bisa lebih mudah ditemukan. Apalagi jika Anda memberikan jejak seperti menumpuk batu.

Kemudian yang tak kalah penting, Anda bisa memutuskan untuk mengambil rute kembali ke rute awal dimana Anda merasa tersesat.

Paling tidak, Anda bisa kembali dengan keadaan selamat. Bisa-bisa Anda juga bisa bertemu dengan pendaki lain di jalur awal tersebut.

Atau bila tidak memungkinkan, pertimbangkan untuk terus muncak di atas gunung.

Dengan menapaki puncaknya, Anda minimal bisa segera mendapati puncak. Kalau mau turun tinggal ambil barengan dengan pendaki lain.

Biasanya kalau sudah di puncak, Anda akan bertemu banyak pendaki. Kalaupun tidak, Anda selangkah sudah aman ketimbang muter di dalam hutan.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika tersesat di gunung selama pendakian. Jika ada yang masih kurang, silahkan tinggalkan komentar untuk melengkapinya. Salam lestari rekan alat mendaki!

Sending
User Review
5 (1 vote)