Merbabu Via Wekas, Jalur Terpendek Dengan Jembatan Setan

merbabu via wekas

Merbabu via wekas, pendaki akan disuguhi dengan medan yang tidak terlalu berat. Namun tetap menguji adrenalin. Terutama ketika pendaki akan menggapai puncaknya. Karena pendaki akan melewati tebing yang dikenal dengan sebutan jembatan setan.

Jembatan Setan Merbabu Via Wekas

Jembatan setan di gunung Merbabu ini menyimpan sebuah misteri. Kegaiban bisa dirasakan oleh pendaki. Untuk itulah, diperlukan kehati-hatian manakala Anda melewatinya.

  • Gambaran Dari Jembatan Setan Merbabu

Jembatan ini akan ditemukan saat pendaki mulai summit ke puncak merbabu. Tepatnya ketika akan mencapai puncak Kenteng Songo. Dengan catatan, pendaki melewati jalur kanan melalui punggung ondorante.

Jembatan tersebut bakalan memberikan sensasi tersendiri. Keseimbangan diperlukan, secara jembatan ini terdapat di punggung tebing. Jika tidak hati-hati bisa membahayakan.

Betapa tidak, bukit dengan jalanan selebar 1-1,5 meter ini harus dilewati. Sisi kanan dan kirinya berupa jurang. Membuat Anda wajib memperhatikan langkah.

Jembatan setan ini hanya akan dijumpai ketika pendaki mengambil jalur wekas, Kopeng ataupun Ngablak. Tepatnya setelah melewati Helipad. Sementara bila mengambil jalur Selo, pendaki tidak perlu melewatinya.

Sebelum sampai di puncak, pendaki akan disuguhi berbagai macam pemandangan. Mulai dari pemandangan hutan, sampai pegunungan yang berdiri gagah di depannya. Contohnya adalah Merapi, Sindoro sampai Gunung Lawu.

  • Keangkeran Jembatan Setan

Bicara mengenai keangkeran jembatan setan merbabu via Wekas ini tak lepas dari keberadaan makhluk gaib. Sebagian pendaki pernah diganggu ketika melewatinya. Sosok paling sering muncul ialah anak-anak yang sedang bermain.

Konon diceritakan bahwa anak-anak ini merupakan penunggu jurang. Kebiasaannya ialah merangkak ke atas bebatuan jurang dan menggoda para pendaki.

Godaan ini membuat beberapa pendaki terbuai. Kemudian, terperosok ke jurang dan sulit ditemukan. Ada juga yang tersesat atau terpisah dari rombongan.

Kuncinya agar tidak mengalami masalah tersebut, tetaplah berkonsentrasi di trek tersebut. Lantas, abaikan bila menjumpai orang tidak dikenal di area tersebut. Karena, kemungkinan itu merupakan makhluk gaib yang ingin mengganggu perjalanan Anda.

Basecamp Merbabu Via Wekas

Jalur pendakian gunung merbabu via wekas ini menjadi favorit bagi pendaki. Jalurnya yang terbilang landai dibarengi dengan jarak tempuh yang lebih singkat. Pendaki membutuhkan waktu kurang lebih 6 jam perjalanan.

Jalur wekas sendiri terletak di desa Wekas, Magelang. Lokasi ini bisa dicapai dengan menggunakan alat transportasi umum. Yang perlu diperhatikan, alat transportasi ini akan banyak dijumpai jika tidak di hari libur.

Ketika hari libur, alat transportasi seperti bus ini biasanya tidak beroperasi. Alhasil, solusinya adalah dengan menyewa kendaraan sendiri.

Setelah sampai di basecamp wekas, pendaki bisa melakukan pendaftaran. Lengkapi informasi yang diperlukan. Dan jangan lupa untuk memeriksa kelengkapan perlengkapan yang akan dibawa mendaki.

Mengenai logistic sendiri, pendaki bisa mempersiapkannya saat masih di Magelang. Atau, pendaki bisa menyiapkannya di warung-warung yang ada di sekitarnya.

Jalan menuju Merbabu melewati Wekas ini memberikan banyak keuntungan bagi pendaki. Selain landai, banyak sumber air yang akan ditemukan. Contohnya adalah di sepanjang basecamp sampai pos 2. Banyak pipa yang digunakan warga setempat. Beda dengan bila memilih jalur Selo.

Namun Anda tidak boleh membuka sembarangan. Cukup sabar saja sampai pos kedua. Di sinilah, Anda bisa menyediakan air kembali. Khususnya untuk dibawa naik ke atas.

Rute Pendakian Merbabu Via Wekas

Pertama kalinya jika Anda memutuskan untuk memilih Merbabu via wekas, maka perjalanan harus dimulai dari basecampnya di desa Wekas. Naik saja kendaraan umum dari Magelang sampai desa awal ini.

Setelah itu, lanjutkan perjalanan sampai puncaknya. Di perjalanan, Anda akan menemui 3 pos, sampai akhirnya mulai summit ke puncaknya. Baik itu summit ke Puncak Kenteng Songo ataupun Puncak Syarif.

  • Karakter Medan di Pos 1

Jalan menuju merbabu vias wekas akan melewati 3 pos utama. Setiap pos memiliki karakteristik medan tersendiri.

Saat melakukan perjalanan dari basecamp wekas menujui pos 1, pendaki akan melewati lahan warga. Di pertengahan jalan sebelum memasuki hutan, setiap pendaki akan menemukan sebuah makam. Dari sini, treknya akan menanjak dengan karakteristik tanah padat sampai pos pertama.

Selepas di pos pertama, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke pos kedua. Trek masih sama seperti sebelumnya. Tanjakan tidak begitu melelahkan. Banyak pipa-pipa air yang ada disekitar jalur.

Sesampainya di pos kedua, Anda bisa beristirahat sejenak. Baik untuk minum atau mendirikan tenda. Toh di pos kedua ini, ada lahan yang luas, cocok untuk mendirikan tenda.

  • Karakter Medan di Pos 2

Perjalanan bisa dilanjutkan kembali. Medan yang akan dilalui dari pos kedua menuju pos ketiga adalah bebatuan yang bercampur dengan tanah. Jalanannya berkelok dan menanjak. Anda perlu mengatur keseimbangan.

Setelah melewati jalanan tersebut, sampailah di persimpangan. Yakni tempat bertemunya rute thekelan dan chuntel. Atau bisa disebut juga pos ketiga. Lokasi ini juga bagus untuk dijadikan tempat camp.

  • Karakter Medan Di Pos 3

Jika masih kuat, silahkan lanjutkan perjalanan mencapai puncaknya. Jalur pendakian gunung Merbabu ini mulai terbuka, pendaki akan menjumpai tempat persimpangan merbabu via kopeng. Letaknya di Watu Tulis.

Perjalanan masih berlanjut melewati punggung gunung yang terbuka sampai lembah. Di sini, ada dua persimpangan yang menunjukkan arah menuju Puncak Syarif atau Puncak Kenteng Songo.

Pilih arah kanan jika ingin ke Kenteng Songo. Puncak semakin dekat, Anda akan menemukan dua persimpangan kembali. Bila memilih jalur kiri, Anda akan menemukan trek yang landai.

Bila memilih jalur kanan, Anda akan mendapati jalur menanjak yang disebut jembatan setan ini. Untuk memberikan keamanan, ada baiknya menggunakan tali sebagai jaga-jaga.

Akhirnya, Anda akan sampai di puncak Kenteng Songo yang merupakan puncak tertinggi di Gunung Merbabu.

Sesampainya di puncak, Anda akan disuguhi pemandangan gunung-gunung tertinggi di sebelahnya. Mulai dari Gunung Merapi, Sindoro, Sumbing dan Lawu (dari kejauhan). Tentunya dengan balutan awan putih yang menawan.

Perjalanan selesai, kini tinggal Anda kembali turun. Silahkan tentukan mau pilih jalur yang mana. Pastikan untuk memilih jalur yang aman. Tapi untuk mendakinya, Merbabu via wekas lebih recommended.

Sending
User Review
0 (0 votes)