Estimasi Pendakian Gunung Sindoro Via Alang Alang Sewu

sindoro via alang alang sewu

Alang Alang Sewu termasuk jalur baru untuk pendakian ke puncak Sindoro. Jalur ini nyatanya mendapatkan perhatian dari sejumlah penggiat alam. Ketika memutuskan untuk memilih rute ini, pastikan bahwa Anda memahami seluk beluk dari jalur sindoro via alang alang sewu dengan tepat.

Jalur ini dibuka pada tahun 2017 silam. Menawarkan perjalanan lebih singkat. Hanya saja, perjalanannya akan menguras tenaga. Tidak hanya itu saja, ada beberapa larangan bagi yang muncak melalui rute tersebut.

Di sini, Kami akan berbagi informasi berkaitan dengan rute pendakian tersebut. Mulai dari lokasi basecamp, rute pendakian, larangan hingga estimasi biaya dan waktu perjalanan menuju puncaknya.

Larangan Summit Sindoro Melalui Alang Alang Sewu

Ada beberapa hal yang seharusnya diindahkan oleh setiap pendaki yang menggunakan jalur baru ini. Larangan ini nyatanya masih berlaku hingga saat ini. Larangan tersebut diunggah oleh pengelola rute dalam akun IG resminya.

Di antara larangannya ialah dilarang membawa sarden, ikan asin, sambal terasi hingga minuman yang memabukkan.

Kemudian, ada juga larangan khusus bagi kaum perempuan. Pelarangan ini ditujukan bagi wanita yang berhalangan.

Ketika sedang berhalangan, pendaki wanita dianjurkan untuk tidak melakukan perjalanan. Kalaupun melakukan pendakian, maksimal titik akhirnya sampai ke pos 3 saja.

Basecamp Alang Alang Sewu

Jalur pendakian gunung sindoro via alang alang sewu ini cukup menyita perhatian. Penggiat alam tampaknya menyukai tantang baru. Terlebih, jalur ini memberikan kesempatan untuk menuju puncak lebih cepat dan tidak terlalu ramai.

Basecamp utamanya sendiri terletak di Dusun Anggrunggondok, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Basecampnya dikelola oleh PAJERO SINDORO (Pecinta Alam Jelajah Rimba Sindoro).

Lokasinya tidak jauh dari jalur pendakian Kledung. Jika Anda menjumpai jalur tersebut penuh dengan pendaki, Anda bisa melipir ke rute lain yang menawarkan suasana lebih tenang.

Basecamp ini bisa dicapai dengan sarana transportasi umum. Anda bisa memulai perjalanan menuju Terminal Mendolo, Wonosobo. Sesampainya di terminal, manfaatkan transportasi lain seperti pick up.

Sewa saja beserta sopirnya. Anda bisa memintanya untuk mengantarkan ke basecamp Pajero Sindoro.

Rute Pendakian Via Alang Alang Sewu

Faktanya, perjalanan mendaki sindoro via alang alang sewu ini cukup menguras tenaga. Anda akan disajikan trek bonus di awal, namun setelahnya dihiasi dengan tanjakan yang cukup ekstrim.

Ketika memilih jalur tersebut, setidaknya Anda akan melewati sekitar 4 pos. Baru setelah itu, pendakian sesungguhnya menuju puncak akan dilakukan. Berikut ini rute yang bakalan Anda lewati.

  • Basecamp ke Pos Lembah Kesunyian

Setelah registrasi di basecamp, Anda bisa memulai perjalanan menuju pos pertama. Perjalanan cukup menyenangkan. Anda akan melewati rumah penduduk hingga areal ladang dan persawahan.

Waktu tempuhnya kurang lebih 2 jam. Tetapi jika ingin lebih cepat, gunakan jasa ojek untuk mencapai gapura. Sesampainya di gapura, lanjut dengan berjalan di medan berundak hingga pos Lembah Kesunyian.

  • Pos Katresnan

Kontur tanah masih didominasi dengan medan berundak. Tetapi tenang saja, masih ada jalanan landau setelahnya.

Lanjutkan hingga pertigaan Nggopitan. Jika ingin mengisi air, pilih arah ke kanan di mana terdapat sumber air. Untuk mencapainya cukup menghabiskan waktu 15 menitan.

Sebaliknya jika persediaan air masih penuh, pilih arah ke kiri di persimpangan tersebut. Sampailah ke Pos kedua Katresnan. Normalnya, perjalanan ini memakan waktu sekitar 1,5 jam.

  • Sunrise Hunter

Menuju pos ketiga ini, Anda memang perlu mempersiapkan fisik dan mental. Pasalnya, medannya sudah mulai menanjak. Terutama jika sudah menjumpai tanjakan Pasidi.

Jalurnya banyak ditumbuhi ilalang. Selain itu, rute tersebut cukup licin. Jadi, berhati-hatilah ketika melewatinya.

Sesampainya di pos ini, Anda sebenarnya bisa mendirikan tenda. Tetapi, waspadalah dengan suasana di sana. Pasalnya, area ini banyak dilalui oleh Babi Hutan.

Untuk melakukan perjalanan ke spot ini, Anda juga perlu menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam. Tentunya ini didapatkan dari medannya yang cukup berat.

  • Labyrinth Stone

Waktu tempuh menuju pos keempat ini sekitar 1,5 jam. Jalurnya juga dipenuhi dengan ilalang. Begitu juga, medannya semakin berat.

Di sini, Anda akan menemukan sejumlah pohon lamtoro dan bebatuan yang unik. Dan, Anda juga bisa mengambil sedikit foto yang cukup menarik. Contohnya berselfie dengan latar belakang gunung sumbing.

Sesampainya di pos ini, Anda tinggal mempersiapkan sisi kekuatan untuk mendaki menuju puncaknya. Waktu yang dibutuhkan sekitar 2-3 jam. Perjalanannya semakin berat. Anda harus melewati hutan mati.

Di tengah perjalanan akhir, Anda akan menjumpai tanaman Edelweiss. Begitu juga, Anda akan mencium bau belerang dari kawah Kazu Wazang. Lantas medan yang diisi dengan tanah hingga batuan lepas. Jadi, berhati-hatilah supaya pendakian sindoro via alang alang sewu ini lebih aman.

Estimasi Biaya dan Waktu Pendakian

Sebelum memutuskan untuk memilih jalur ini, tidak salah bila Anda mencari informasi lebih detail terkait estimasi waktu dan biayanya. Karena, ini memungkinkan Anda dalam mempersiapkan segala sesuatunya dengan tepat.

Khusus untuk biayanya, Anda hanya fokus pada transportasi dan simaksi. Transportasi bus menuju Wonosobo di kisaran 100 ribu rupiah dari luar kota. Kemudian, Anda butuh sewa transportasi lain menuju basecamp. Biayanya tidak sampai 100 ribu.

Selain itu, Anda perlu mengeluarkan biaya untuk simaksi ke Sindoro. Rata-rata, biayanya di kisaran 15-20 ribu rupiah.

Setidaknya, Anda butuh biaya sekitar 400-500 ribu rupiah untuk pulang pergi mendaki. Tetapi, baiknya sisakan lebih untuk keperluan konsumsi tambahan di tengah kunjungan.

Sedangkan estimasi waktu pendakian sindoro via alang alang sewu ini sekitar 9-10 jam. Tergantung pada ritme yang Anda gunakan.

Sending
User Review
0 (0 votes)